saat ini berita tentang briptu norman kamaru yang ingin terjun ke dunia entertain mendapat sorotan tajam dari masyarakat. ada yang pro dan ada yang kontra.

bagi yang pro terjun ke dunia entertain adalah langkah maju dan terbaik untuk mengembangkan karir.

 

 

bagi yang kontra menyayangkan apa yang hendak briptu norman lakukan, alasan mereka terjun kedunia entertain tidaklah mudah dan persaingannya sangat berat.

 

sangat bodoh jika briptu norman keluar dari kepolisian. hidup ini sangat susah apalagi mencari pekerjaan tetap dan mempunyai karir yang jelas, begitu alasan mereka.

 

Sudah tentu briptu norman mempunyai alasan tersendiri mengapa dia sampai berpikir untuk keluar dari kepolisian. saya yakin yang namanya polisi dan pegawai negeri lainnya tidak bisa meninggalkan pekerjaan utama mereka sehingga menjadi seorang polisi dan juga seorang entertain tidaklah mudah. sangat susah membagi waktu untuk jadi seorang polisi dan dan seorang entertain sekaligus.

 

yang jelas hidup sering tidak mudah sehingga tidak mudah untuk cari aman sehingga bisa melakukan apa saja yang diinginkan, hidup kadang seperti briptu norman yang harus memilih apa yang terbaik menurutnya namun tidak menurut pandangan orang lain.

yang kontra dengan keinginan briptu norman sepertinya tidak sadar bahwa hidup ini memang merupakan persaingan sehingga hidup tidak perlu takut dengan persaingan. sebeleum manusia lahir dari janin, ingat bagaimana perjuangan sperma yang berjuang dalam persaingan dengan sperma yang lain menuju ovarium? semua tidaklah mudah, semua dimulai dengan persaingan bahkan sampai manusia meninggal.

untuk mencapai level, derajat, kelas atapuan grade yang lebih baik sudah tentau manusia harus menghadapi ujian. tidak mungkin ada siswa yang naik kelas tanpa ujian. sudah tentu ujian yang sulit, melelahkan, membingungkan dan menguras pikiran, mental dan materi.

Pada prinsipnya hidup kalau selalu berpikiran
mencari aman
saja maka hidup tidak akan maju walaupun dengan mencari tantangan tidak menjamin kesuksesan. asal kita tahu diri kita siapa dan dimana saya rasa kita tidak akan salah melangkah